Penulis: Iwan Ridwan, S.Ud

Definisi malu dari segi bahasa adalah al-hayâ’  yang artinya menahan diri dari melakukan sesuatu dengan alasan takut akan celaan dari orang lain. Sedangkan secara istilah malu adalah salah satu akhlak terpuji yang mendorong seseorang untuk meninggalkan perbuatan yang jelek dan menahan dirinya dari merampas hak orang lain.

Hidup sekarang di zaman, yang menunjukkan manusia benar-benar lebih sesat dibandingkan dengan binatang. Hal ini dapat ditunjukkan dengan maraknya kasus yang tidak punya malu. Salah satu contohnya dari sekian contoh orang eweuh kaera adalah tidak sedikit orang yg telah bersumpah malah dihadapan al qur’an, atau ditempat yang sangat suci didepan umum tapi tidak menepati sumpahnya.

Hal ini disebabkan karena hilangnya rasa malu pada dirinya. Oleh karena itu, kita sebagai umat Islam harus senantiasa memelihara dan menjaga rasa malu dengan hati-hati , baik dalam ucapan maupun perbuatan. karena Allah saja punya rasa malu, sebagaimana dalam hadis:

Rasulullah Saw bersabda, “ Sungguh, Allah itu pemalu. Allah malu bila seseorang mengangkat kedua untuk berdoa kepada-Nya, tetapi Dia mengembalikanya dalam keadaan kosong.” (HR.Tirmidzi).

Rasa malu tidak dapat dipisahkan dari iman yang keduanya merupakan pasangan satu sama lain. Rasulullah Saw bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al Hakim, beliau berkata:

اَلْـحَيَاءُ وَ اْلإِيْمَانُ قُرِنَا جَمِـيْعًا ، فَإِذَا رُفِعَ أَحَدُهُمَا رُفِعَ اْلاَ خَرُ

Artinya: “Iman dan malu merupakan pasangan dalam segala situasi dan ini kondisi. Apabila rasa malu sudah tidak ada, maka iman pun sirna.” (HR. Al Hakim).
Dalam hadits yg lain :
[عن عبد الله بن عمر:] سَمِعَ النبيُّ ﷺ رَجُلًا يَعِظُ أخاهُ في الحَياءِ، فقالَ: الحَياءُ مِنَ الإيمانِ..
مسلم (ت ٢٦١)، صحيح مسلم ٣٦ • [صحيح] • أخرجه البخاري (٦١١٨)، ومسلم (٣٦) • شرح رواية أخرى

Dari Abdullah bin umar : Nabi Saw.mendengar ada seseorang yg menasehati saudara laki lakinya tentang Al haya’u, lalu Nabi Saw bersabda : Malu itu sabagian dari iman.

Kalau Allah telah mencabut rasa malu pada seseorang, maka seseorang itu wujud manusia tapi kelakuan hewan.

Di bulan ramadlan ini Allah SWT mentarbiyah kita agar memelihara rasa malu.
Sedikit sekali era sekarang, orang yang punya rasa malu (loba nu eweuh kaera).

الله اعلم