Penulis: Ade S
Diambil dari kisah nyata ,seorang yang saya kenal begitu lama hampir 30 tahun lebih mengenal beliau.
Kesehariannya sebagai qoyyim di salah satu masjid, di samping itu juga beliau suka mengumpulkan barang-barang bekas untuk di jual ketempat rongsok.
Saat itu juga saya bertanya ”
Gimana sehat pa ?
Dan beliau menjawab “Alhamdulillah.”
(Sambil menggambil sampah-sampah plastik yang dimasukan ke dalam karung).
Di saat itu juga beliau curhat kenapa sampai menggumpulkan dan memilih sampah.
Dengan alasan” saya mengumpulkan sampah ini ingin menambah kas masjid untuk menghormati seorang yang berilmu (mubaligh), yang mengisi khatib jum’at.
Cuma ini yang bisa ” .
Luar bisa menjadi seorang qoyyim yang sangat memerhatikan ahli ilmu.
Tugas yang sangat mulia dan memotivasi bagi kita semua.
Sudah punya amal apakah untuk bekal nanti?
Teruslah berbaik karena surga itu bukan hanya sekadar khayalan tapi lakukanlah dengan amal perbuatan .